Mujiburrahman, wartawan salah satu media cetak di Medan, yang menjadi korban jambret di Padang memperlihatkan bukti lapor.(pikiranmerdeka.co/IST)

PM, Kota Padang – Mujiburrahman, wartawan salah satu media cetak di Medan,  bertugas di wilayah Aceh yang juga anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) asal Nagan Raya, menjadi korban penjambretan di Jalan Rasuna Said, Kota Padang, Selasa (6/2) malam sekitar pukul 20.00 WIB.

Kejadian itu terjadi saat korban hendak menuju ke lokasi pameran memperingatan Hari Pers Nasional (HPN) yang bertempat di Lapangan GOR Kota Padang.

Pelaku penjambrentan melancarkan aksi itu, saat korban sedang mendokumentasikan keindahan Kota Padang di malam hari dengan Handphone genggam miliknya di sekitar lokasi peringatan HPN.

Namun, tiba-tiba Handphone miliknya di rampas dari luar kaca jendela mobil yang ditumpangi korban bersama teman-temannya yang juga berasal dari Aceh.

Iklan Duka Cita Thanthawi Ishak dari BPKA Dan SAMSAT

“Kami dijambret sesaat mau sampai ke lokasi pameran HPN,” ujar Mujiburrahman, kepada awak media usai membuat laporan kehilangan di Polresta Padang.

Kata dia, pelaku penjambretan handphone miliknya dilakukan oleh satu orang. Ia datangnya dari arah yang bersamaan dengan mengendarai sepeda motor jenis matic, dan langsung menarik paksa handphone jenis android vivo tipe 1603.

“Peristiwa ini sudah dilaporkan ke Polresta Padang sesaat setelah kejadian, dengan nomor surat tanda terima laporan :LP/315 /K/II/2018/SPKT II. Sempat teriak juga minta tolong, namun tak bisa dikejar,karena lalulintas di kawasan kejadian juga sedang padat,” jelasnya.()

Komentar