Abu Bakar, pemenang lomba lari 10 km putra dalam rangka HUT RI ke-70 di Gayo Lues. Foto: Anuar Syahadat

PM, Blangkejeren – Para atlit di Kabupaten Gayo Lues mengeluhkan hadiah yang diberikan pemerintah daerah melalui Dinas Pemuda Dan Olahraga bagi pemenang lomba lari. Juara satu lomba lari putra 10 km untuk memeriahkan HUT RI ke-70 tahun 2015 ini hanya diberikan Rp 1,5 juta. 

Sementara pada tahun sebelumnya hadiah yang diberikan untuk pemenang lomba serupa sebanyak Rp 5 Juta. Selisih angka ini menimbulkan dugaan ada permainan anggaran di Dinas Pemuda dan Olah Raga Gayo Lues.

Pemenang lomba Lari 10 km putra warga Rikit Gaib, Abu Bakar, mengatakan, hadiah yang diberikan Dinas Pemuda dan Olah Raga Gayo Lues tidak sesuai dengan jerih payah para atlit. Bayangkan saja berlari selama 10 km membutuhkan tenaga, dan bukanlah hal yang mudah.

“Hadiah tahun lalu dan tahun ini beda jauh, kemana sebagian anggarannya,” kata Abu yang berencana mengembalikan piagam pemberian Bupati Gayo Lues usai Upacara Hut RI ke 70 kemarin.

Kepala Dinas Pemuda dan Olah Raga Gayo Lues Idris Arlem yang dikonfirmasi ke selulernya Rabu (26/8) mengatakan dirinya sedang berada di Cengkareng Jakarta, dan untuk anggaran lomba lari di Dinas Pemuda dan Olah Raga hanya Rp 8 Juta.

“Waktu saya pindah menjadi Kadispora, anggaran dalam DPA sudah ada tertera Rp 8 Juta, dan uang Rp 8 Juta itu dibagi dua lagi, Rp 4 Juta untuk lari 10 km putra, dan Rp 4 juta hadiah lari putri 5 km. Tidak ada kami bawa uangnya,” katanya.

Idris mengaku, pihaknya menampung keluhan atlit dan berjanji akan mengusahakan anggaran yang lebih besar untuk tahun depan.

Sementara Kabid Olah Raga Gayo Lues Kamal Pasa yang dikonfirmasi di kota Blangkejeren merincikan, hadiah juara satu lomba lari 10 km rp 1,5 juta, juara dua Rp 1 juta, juara tiga 750 ribu, juara empat Rp 500 ribu, dan juara lima sampai sepuluh masing-masing diberikan hadiah Rp 200 ribu.

“Untuk lomba lari 5 km putri, hadiah juara satu Rp 1 Juta, juara dua Rp 700 Ribu, juara tiga Rp 500 Ribu, dan juara empat sampai sepuluh Rp 100 ribu, tetapi saat mau diserahkan Bupati Gayo Lues di lapangan pancasila, ditambah lagi oleh Kadispora Rp 100 Ribu, sehingga total hadiah juara empat sampai sepuluh Rp 200 ribu,” terangnya.

[PM005]

Komentar