Zakaria Saman

PM, Banda Aceh—Tuha Peut Partai Aceh (PA), Zakaria Saman, mengaku tidak pernah menyatakan bahwa dirinya akan mengibarkan bendera merah putih ukuran raksasa di puncak gunung Halimon. Hal itu ia tegaskan saat dikonfirmasi Pikiran Merdeka.co, Kamis (6/8/2015) malam.

“Itu perkataan siapa? Itu kan perbuatan orang tak bertanggung jawab yang mencoba menyebarkan isu propaganda terhadap saya. Saya tahu orang yang pertama menyebarkan isu itu, tapi saya diam saja karena saya anggap belum sampai pada taraf membahayakan diri saya dan keluarga,” ujarnya.

Lalu, lelaki yang akrab disapa Apa Karya itu menuturkan, beberapa waktu lalu memang ada Danrem, Dandim, dan Danyon bertamu ke rumah Apa Karya. Saat itulah muncul isu bendera merah putih raksasa tersebut.

“Pertemuan kami sebatas silaturrahmi. Lalu Danrem berkata kepada saya, bagaimana kalau kita naikkan bendera merah putih raksasa di gunung Halimon. Saya jawab, terserah. Yang tidak boleh dalam pekarangan rumah masyarakat, karena bisa mengusik ketertiban masyarakat,” kata Apa Karya.

Lantas, bagaimana tanggapan Apa Karya tentang upacara Dirgahayu Republik Indonesia 17 Agustus 2015 nanti? Apakah ia akan ikut atau tidak? Tunggu jawabannya di tabloid Pikiran Merdeka yang insyaAllah terbit 10 Agustus 2015 nanti.

PM 004

Komentar