PM, Banda Aceh – Dalam rangka membenahi penelitian, Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Universitas Serambi Mekkah melakukan kajian terhadap Rencana Induk Pengembangan (RIP), Selasa (15/09/2020).

Kegiatan ini menghadirkan pemateri Kepala LP2M Muslem Daud, Ph.D dan pimpinan LP2M sebelumnya, Prof. Bansu Irianto Ansari. Dimoderatori Dr. Dian Aswita (Sekretaris LP2M), kegiatan ini menghadirkan para wakil rektor, dekan, peneliti senior, dan para penerima hibah penelitian Kemenristekdikti.

Wakil Rektor III USM, Dr. Hayati mengatakan, selama ini banyak peluang penelitian yang berlalu begitu saja. Karena itu, penyesuaian RIP LP2M menjadi modal awal bagi kampus untuk mengadakan sinkronisasi kebutuhan dan nomenklatur penelitian sesuai dengan kepakaran yang kita miliki.

“Sumber daya kita banyak dan para ahli di bidangnya merupakan lulusan dalam dan luar negeri. Kerena itu, kita perlu raih peluang ini dengan membuat perencaan yang sesuai dan tepat. Kami mengapresiasi kegiatan ini dan juga penyesuaian-penyesuaian dokumen lainnya di waktu dekat,” kata Hayati.

Sementara itu, Dr Muslem dalam materinya mengatakan, untuk capaian yang lebih baik, maka diperlukan penyesuaian terhadap dokumen dasar, sehingga apa yang dilakukan oleh para peneliti di LP2M USM akan sinkron dengan arah dan kebijakan nasional.

Hal ini menurutnya penting, karena sebagai langkah strategis untuk mengembalikan peringkat penelitian dari binaan ke tingkat madya atau ke tingkat yang lebih tinggi.

“Tentu hal ini tidak mudah, karena itu kami akan ‘jemput bola’ ke masing-masing Fakultas baik dalam bentuk Focus Group Discussion (FGD), tentang scope penelitian dan keahlian atau kepakaran yang nantinya akan kami ramu ke dalam RIP LP2M yang baru,” ujarnya.

Selain itu, kemitraan dalam penelitian juga dianggap penting sebagai wadah berbagi ilmu pengetahuan oleh para ilmuwan dalam bidang tertentu. Menurut Prof. Bansu Irianto, kampus bisa fokus pada skema Penelitian Kerjasama Perguruan Tinggi (PKPT). “Perlu terus membangun kemitraan, dengan Universitas Syiah Kuala misalnya, juga dengan perguruan tinggi lainnya,” ujar dia.

Tak hanya dengan sesama kampus, Bansu juga menganggap USM perlu menjalin kemitraan dengan pemerintah daerah dan lembaga donor, sekiranya ke depan akan terjadi diversifikasi pendanaan. Yayasan, kata dia, juga perlu terus membina dosen dan memberi apresiasi.

“Sehingga para dosen peneliti terayomi untuk sama–sama memajukan keilmuan dan sama-sama memajukan kampus,” ujar profesor yang kini menjabat sebagai Rektor Universitas Jabal Ghafur, Sigli ini.

Menjaring Banyak Masukan

Dalam sesi diskusi, sejumlah banyak masukan didapat antara lain Dekan FKIP USM, Jalaluddin, M.Pd, misalnya, menyoroti perlunya pelibatan mahasiswa dalam penelitian. Sementara Dr. Cut Irhamni dari Fakultas Teknik menyampaikan siap menerima tim LP2M untuk percepatan review RIP LP2M yang memang sudah menjadi kebutuhan.

Peneliti Senior, Dr. Razali, mengatakan bahwa siap membantu memfasilitasi kemitraan dengan Lead University Inggris. Sedangkan Dr. Wahyudin dan Dr. Usman mengingatkan untuk juga memperbarui detail schedule dan pembinaan untuk dosen pemula.

“Hal ini supaya menjadi perhatian karena para dosen pemula akan menjadi modal SDM pada tahun tahun mendatang sebagai bentuk regenerasi dalam penelitian,” kata dia.

Adapun Dr. Abubakar Adjalil mengatakan, ketika mendapatkan peringkat madya, maka banyak hal yang bisa dikukan, baik Seminar Nasional, Seminar Internasional, bahkan peneliti-peneliti kampus tersebut menjadi rujukan dari universitas lain. Ia juga mengingatkan perlunya penambahan SDM supaya cita-cita bersama ini dapat terwujud.

“Karena itu, keberlanjutan kegiatan hari ini terus dilakukan dan kami siap mengisi di mana perlu,” ujar Abubakar.

Secara terpisah, Kepala Biro Umum USM, TM Rafsanjani, didampingi Al Mukarramah, moderator LP2M, mengatakan, terkait kebutuhan tambahan SDM, pihaknya akan mencarikan jalan keluar segera.

“Apalagi kita sekarang sedang berbenah. Kita yakin pimpinan akan memenuhi hal ini,” pungkasnya.

Kegiatan review RIP LP2M ini merupakan tindak lanjut dari arahan Rektor Universitas Serambi Mekkah, Dr. Teuku Abdurrahman, dalam acara serah terima jabatan Kepala LP2M, beberapa waktu lalu. “Kita berharap semoga LP2M terus berkiprah untuk penelitian dan pengembangan ilmu dan pengetahuan dalam menjawab tantangan zaman,” tandasnya. []

Komentar