Jakarta—Untuk mendukung pertumbuhan ekonomi Daerah Istimewa Aceh, PT Asuransi Ekspor Indonesia (ASEI) menggandeng Bank Aceh (BPD DI Aceh) dalam memberikan proteksi terhadap penyaluran kredit yang disalurkan bank daerah tersebut. Perlindungan diberikan bagi cash loan maupun non cash loan.

“(Bank) Aceh ini kan bank yang baru berkembang. Niat kami kan mau bantu biar bisa memperluas penyaluran kredit. Jadi tidak tentukan berapa banyak. Tapi setiap kredit ke golongan usaha menengah bisa terbantu,” kata Direktur Utama ASEI Zaafril Razief Amir di Kantor Pusat ASEI, Selasa (4/12).

Menurut Zaafril, potensi ekonomi di Aceh cukup besar. Perseroan berupaya menjajaki potensi bisnis lebih dalam di wilayah serambi Mekah ini.

“Ini potensi di daerah-daerah ini besar sekali, rate of growth dari ekonomi Aceh sangat tinggi. Kita mau penetrasi lebih dalam lagi. Kan gak banyak yang menguasai pasar Aceh,” tutur Zaafril.

Kerjasama ini meliputi kerjasama Asuransi Kredit Modal Kerja (KMK) Transaksional, kerjasama Asuransi Kredit Mikro Bank Aceh, kerjasama Asuransi Kredit Investasi, kerjasama Asuransi Kredit Multiguna Pola Executing, serta kerjasama Penjaminan Kontra Garansi Bank.[merdeka]

Komentar