Siswa di salah satu SMA Bireuen serius mengisi lembaran kertas soal UN. [Pikiran Merdeka | Joniful Bahri]

PM, Bireuen—Dari 5.977 peserta Ujian Nasional (UN) tingkat SMA sederajat di Kabupaten Bireuen, 30 siswa di antaranya tidak hadir pada hari pertama pelaksanaan UN, Senin (14/4/2014).

Sementara itu,  Bupati Bireuen Ruslan M Daud dan Sekda Ir Zulkifli Sp  didampingi Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Bireuen Drs Nasrul Yuliansyah MPd melakukan memantau langsung ke sejumlah sekolah.

Pemantauan itu yang dibagi dua, untuk tim pertama dipimpin Bupati Ruslan dan pejabat  lainnya memantau ke wilayah timur Bireuen. Di antaranya ke SMAN 2 Bireuen,  MAN Peusangan, SMAN 1 Gandapura,  SMKN  dan ke MAN Gandapura.

Sedangkan tim kedua dipimpin Sekda Ir Zulkifli Sp memantau  ke sejumlah sekolah SMA di kawasan Peudada, Jeunieb hingga Simpang Mamplam.

Kepala Bidang Pendidikan Menengah dan Kejuruan pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kabid Dikmenjur) Bireuen, T Syukri MPd kepada Pikiran Merdeka.com mengatakan, hari pertama  pelaksanaan UN di tingkat SMA berjalan lancar.

Menurut T Syukri, jumlah keseluruhan  siswa SMA/MA yang seharusnya mengikuti UN sebanyak 5214, 23 siswa di antaranya tidak hadir. Sementara untuk SMK 763 peserta, 7 siswa di antaranya tidak hadir.

“Dari jumlah keseluruhan, 30 siswa di antarnya tidak hadir dengan berbagai alasan, namun mereka bisa mengikuti UN susulan yang dilaksanakan mulai 22 hingga 24 April mendatang,” katanya.

Kalau secara umum, sambungnya, pelaksanaan UN jenjang SMA di Bireuen berjalan lancar tanpa adanya kendala apapun termasuk dengan kelengkapan UN. (Joniful Bahri)

Komentar

AdvertisementPemutihan pajak Kenderaan di Aceh