PII Aceh Kecam Larangan Jilbab

PII Aceh Kecam Larangan Jilbab
PII Aceh Kecam Larangan Jilbab

Pikiran MerdekaPM, Banda Aceh – Pengurus Pelajar Islam Indonesia (PII) Aceh bersama pelajar berbagai sekolah di Banda Aceh dan Aceh Besar, melakukan aksi solidaritas di Bundaran Simpang Lima, Banda Aceh, Senin (13/01/2014) sore. Mereka mengecam larangan menggunakan jilbab bagi siswi di lingkungan sekolah provinsi Bali.

Koordinator aksi Muhammad Furqan, dalam orasinya mengatakan aksi tersebut bentuk protes pelajar di Aceh. Menurutnya, larangan berjilbab bertentangan dengan konstitusi yang ada sekaligus bentuk pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM).

“Setiap rakyat Indonesia memiliki kebebasan beragama dan menjalankan keyakinannya. Umat Islam sudah sepatutnya menjalankan syariat Islam sesuai dengan keyakinannya,” kata Furqan.

Untuk itu, lanjut dia, PII Aceh dan pelajar se Kota Banda Aceh dan Aceh Besar mendesak Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI untuk segera menindak tegas okmun pejabat sekolah yang telah melarang siswi menggunakan jilbab.

“Setiap siswi muslim berhak melakukan aktivitas kerohanian. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung hak menggunakan jilbab di lingkungan sekolah di Bali bagi pelajar muslim,” pungkasnya. [PM-007]

Belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Petugas Bandara SIM Tangkap Pembawa Heroin dan Sabu Senilai Rp9 Miliar
Kakanwil Ditjen Bea dan Cukai Aceh, Harry Mulya, memberikan keterangan pers penangkapan pelaku penyelundupan heroin dan sabu-sabu senilai Rp 9 milliar di Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM) Blang Bintang, Aceh Besar, Minggu (17/6). [PIKIRAN MERDEKA | MASRIZAL]

Petugas Bandara SIM Tangkap Pembawa Heroin dan Sabu Senilai Rp9 Miliar

1000646989
Pj. Gubernur Aceh, Bustami Hamzah saat mengikuti Rapat Kerja Nasional Kebijakan Satu Peta atau One Map Policy (OMP) Summit 2024 dengan tema Powering Spatial Development in The Era of Transilition di The St. Regis, Jakarta Selatan, Kamis, 11 Juli 2024.

Hadiri OMP Summit 2024, Pj Gubernur Aceh: Implementasi di Aceh sudah Sesuai Arahan Presiden