IMG 20201118 WA0003
Dyah Erti Idawati, saat memberikan materi pembinaan dan tausiah PW BKMT Aceh dalam menghadapi pandemi Covid-19 kepada pengurus BKMT Kabupaten Aceh Barat Daya di Aula Bappeda Aceh Barat Daya, Rabu (18/11/2020). (Foto/Ist)

PM, Blangpidie – Keberadaan Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) sebagai organisasi Islam yang berpengaruh dalam masyarakat, saat ini diharapkan bisa menjadi wadah edukasi terkait protokol kesehatan di masa pandemi. Hal itu bisa dilakukan melalui dakwah di setiap majelis pengajian.

“Saat ini pandemi belum berakhir. Kita harus betul-betul bersabar. Kita berharap BKMT sebagai organisasi keislaman dapat menjadi contoh agar masyarakat sadar mengimplementasikan protokol kesehatan, ” ujar Ketua BKMT Aceh, Dyah Erti Idawati, saat mengisi materi pembinaan dan tausiah PW BKMT Aceh Barat Daya, di Aula Kantor Bappeda Abdya, Rabu (18/11/2020).

Dyah mengajak pengurus BKMT Abdya ikut mengambil perannya dalam pemberdayaan masyarakat di sektor kesehatan dan ekonomi. Selain menekan laju penularan virus corona, kata dia, BKMT juga dapat berperan meningkatkan kapasitas kaum ibu dan muslimah dalam meningkatkan ekonomi keluarga dan pendidikan.

“Bahkan, kontribusi BKMT dalam mendidik generasi Aceh yang cerdas dan berakhlakul karimah juga sangat ditunggu-tunggu. Oleh karena itu, sudah sepatutnya BKMT ikut mendukung program Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) dengan meningkatkan peran serta orang tua sebagai guru kedua,” tutur Dyah.

Dyah meminta agar pengurus BKMT melakukan pendampingan terhadap anak-anak yang melakukan belajar daring selama pandemi Covid-19. Dengan pendampingan maksimal, ia yakin anak-anak akan belajar dengan patuh dan disiplin meskipun dilakukan secara virtual. (*)

Komentar