Bupati Aceh Selatan sedang memberi penjelasan kepada Kadis Kelautan dan Perikanan, Cut Yusminar, dan pejabat teras Setdakab Aceh Selatan lainnya di Pelabuhan Labuhanhaji.

PM, Tapaktuan–Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan sedang mempersiapkan segala kebutuhan untuk pengembangan Pelabuhan Labuhanhaji yang telah ditetapkan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan sebagai satu-satunya Pelabuhan Pendaratan Ikan (PPI) Samudera di pantai barat selatan Aceh.

 

Salah satu langkah yang sedang dilakukan saat ini adalah perluasan kawasan pelabuhan dari yang telah ada saat ini sekitar 3 hektar menjadi 10 hektar. Di samping fasilitas infrastruktur yang telah ada seperti dermaga tambat PPI dan dermaga kapal Feri, dalam kompleks pelabuhan itu rencananya juga akan dibangun dermaga bongkar muat barang untuk menampung semen curah yang diangkut oleh kapal barang dari Padang, Sumatera Barat.

 

“Perluasan kawasan pelabuhan seluas 10 hektar tersebut dapat menambah lokasi aktivitas bongkar muat barang dan penumpang. Di lokasi pelabuhan tersebut rencananya juga akan dibangun pabrik pengantongan semen,” kata Bupati Aceh Selatan, HT Sama Indra, di Tapaktuan, Rabu (26/8).

 

Menurutnya, selama ini kapal semen curah dari Padang Sumatera Barat yang berlayar menuju pelabuhan Krueng Raya Banda Aceh selalu melewati pelabuhan Labuhanhaji. Kondisi ini memungkinkan untuk dibangun pabrik pengantongan semen curah di pelabuhan itu sehingga dapat menyuplai kebutuhan semen di wilayah pantai barat selatan Aceh.

 

Bupati menjelaskan, rencana perluasan lahan pelabuhan itu telah dikoordinasikan dengan pihak Kementerian Kemaritiman di Jakarta dan usulan itu telah mendapat sambutan positif hanya saja untuk mendukung program itu, pihaknya perlu mempersiapkan Detail Engineer Design (DED) yang baru untuk disinkronkan dengan fasilitas infrastruktur yang telah ada di kompleks pelabuhan dimaksud.

 

 

Buffer PPI 

 

Untuk mendukung keberadaan PPI Labuhanhaji sebagai satu-satunya PPI Samudera di pantai barat selatan Aceh, Pemkab Aceh Selatan juga terus meningkatkan sarana dan prasarana beberapa fasilitas Tempat Pendaratan Ikan (TPI) yang ada di daerah itu yang salah satunya adalah TPI Pasie yang berlokasi di Kecamatan Bakongan.

 

Bupati mengatakan, TPI Pasie Kecamatan Bakongan statusnya sebagai buffer PPI Samudera Labuhanhaji. Saat ini, kata dia, sedang dalam proses peningkatan sarana dan prasarana.

 

“Pada tahun 2016 mendatang, direncanakan pembebasan lahan untuk pembangunan penambahan sarana dan prasarana di TPI Pasie Bakongan itu,” ujar bupati.

 

[PM004]

Komentar