Foto: Pengguna jalan memberikan donasi kepada Mahasiswa Poltekkes Aceh Wilayah Meulaboh yang mengalang dana di persimpangan Pelor lampu lalu lintas, Aceh Barat. (PM/Aidil Firmansyah)

PM, Meulaboh – Mahasiswa dari Akademi Poltekkes Aceh wilayah Meulaboh, Aceh Barat mulai menggalang donasi untuk korban gempa di Kabupaten Lombok, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Sejak Senin sore, mereka menggalang dana  di persimpangan lampu merah daerah setempat.

Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas sesama, apalagi musibah gempa yang menimpa warga lombok tergolong sebagai bencana terparah tahun ini.

Mahasiswa Poltekkes Aceh, T Fadwan mengatakan, selama beberapa jam berdiri di jalan pihaknya berhasil mengumpulkan donasi Rp 4 juta lebih. Mereka akan terus melakukan aksi galang dana untuk korban gempa hingga tiga hari ke depan.

“Sudah Rp 4 juta selama empat jam berdiri sambil galang dana di jalan, kita mulai dari siang setelah istrahat hingga sore hari,” ujarnya.

Dirinya mengatakan, meskipun saat ini bantuan terus berdatangan untuk para korban gempa, namun itu bukan menjadi alasan pihaknya untuk berhenti bersolidaritas dan peduli terhadap para korban. Fatwan berkaca dari apa yang dialami masyarakat Aceh pada tahun 2004 silam.

“Kita mengenang bahwa bencana gempa dan Tsunami 2004 lalu begitu banyak pihak yang membantu. Saat ini para korban gempa di Lombok sangat membutuhkan bantuan terutama terkait makanan dan pakaian serta obat-obatan,” kata dia.

Dana yang terkumpul nantinya akan diserahkan kepada korban gempa sesuai dengan kebutuhan, artinya apa yang menjadi kebutuhan akan disediakan melalui hasil penggalangan dana yang mereka lakukan.

“Untuk pengatarannya kita akan bergabung dengan Poltekkes Banda Aceh dan Lhokseumawe, teknisnya akan kita musyawarahkan kembali nantinya bagaimana proses yang baik untuk penyaluran,” katanya. []

Reporter: Aidil Firmansyah

Komentar