Kemenag Aceh Redistribusi 184 Guru PNS, Pastikan Tanpa Pungutan

Azhari saat pembagian SK (Surat Keterangan) kepada 184 guru PNS formasi tahun 2018, Jumat (10/1/2025), di aula Kanwil Kemenag Aceh. Foto: MC Aceh
Azhari saat pembagian SK (Surat Keterangan) kepada 184 guru PNS formasi tahun 2018, Jumat (10/1/2025), di aula Kanwil Kemenag Aceh. Foto: MC Aceh

PM, Banda Aceh – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Aceh, Azhari, menegaskan bahwa proses redistribusi 184 guru Pegawai Negeri Sipil (PNS) formasi 2018 dilakukan tanpa pungutan biaya apa pun.

“Jika ada pihak yang mengiming-imingi atau meminta biaya, silakan laporkan kepada kami,” ujar Azhari dalam acara pembagian Surat Keputusan (SK) redistribusi kepada para guru, Jumat (10/1/2025), di aula Kanwil Kemenag Aceh.

Redistribusi Sesuai Kebijakan Pusat

Azhari menjelaskan bahwa redistribusi guru ini dilakukan sesuai dengan Surat Edaran Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Nomor 17 Tahun 2024. Kebijakan ini bertujuan untuk menata ulang dan memetakan guru berdasarkan beban kerja, domisili, status perkawinan, serta peringkat kelulusan.

“Proses ini merupakan hasil pemetaan tahun sebelumnya. Kami telah mendata kembali kebutuhan tenaga pendidik melalui Analisis Jabatan (Anjab) dan Analisis Beban Kerja (ABK) di tingkat kabupaten/kota, sebelum mengajukannya ke Biro Kepegawaian Kemenag untuk mendapatkan persetujuan,” jelasnya.

Azhari juga menegaskan bahwa kebijakan redistribusi ini khusus berlaku bagi guru CPNS formasi 2018, sementara formasi setelahnya tidak termasuk dalam skema pemindahan ini.

Proses Bertahap dan Sesuai Kebutuhan Lembaga

Menurutnya, redistribusi guru bukan hanya sekadar perpindahan, tetapi melalui proses seleksi yang ketat berdasarkan kebutuhan lembaga.

“Usulan pengangkatan, mutasi, dan rotasi harus melalui beberapa tahapan, termasuk kajian berbasis data melalui Anjab dan ABK,” tambahnya.

Oleh karena itu, pemindahan tidak dilakukan berdasarkan keinginan individu, tetapi sesuai kebutuhan lembaga pendidikan serta mempertimbangkan persetujuan dari pusat.

Meningkatkan Pemerataan Guru di Aceh

Azhari berharap kebijakan redistribusi ini dapat meningkatkan efektivitas kerja tenaga pendidik dan mewujudkan pemerataan guru di seluruh wilayah Aceh, sehingga kualitas pendidikan di lingkungan Kemenag Aceh semakin baik.

Belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

IMG 20201122 WA0005 1
Gubernur Aceh, Nova Iriansyah bersama Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, Rusli Dg. Palabbi dan Plt. Walikota Palu, Sigit Purnomo melalukan penandatanganan prasasti saat meresmikan masjid Nurul Hasanah, di Kota Palu, Minggu (22/11/2020). (Foto/Ist)

Gubernur Resmikan Mesjid Bantuan Masyarakat Aceh di Palu

WhatsApp Image 2024 11 07 at 02.32.31
Sebanyak 26 kafilah dari Aceh resmi terdaftar untuk berkompetisi di seluruh cabang perlombaan. Hal ini disampaikan oleh Kepala Bidang Pelayanan Penunjang Korpri Badan Kepegawaian Aceh saat proses pendaftaran ulang berlangsung Foto: Biro Adpim

Daftar Ulang MTQ Korpri VII, Kafilah Aceh Ikuti Seluruh Cabang Lomba