Banda Aceh—Perajin rotan di kawasan Gampong/desa Kueh, Kabupaten Aceh Besar mengaku kebanjiran order keranjang parsel menjelang Lebaran 1433 Hijriah.

“Alhamdulillah setiap menjelang Lebaran kami kebanjiran order dan mengalami kenaikan omzet dibanding bulan biasanya,” kata Taswiyah (43) salah seorang perajin di kawasan Kecamatan Lhoknga, Kabupaten Aceh Besar.

Menurut dia, keranjang parsel yang dijualnya di pinggir jalan nasional Banda Aceh-Meulaboh tersebut banyak dipesan oleh perseorangan dan pihak perusahaan.

“Ada yang memesan langsung dan ada yang membeli keranjang parsel yang telah jadi,” katanya.

Disebutkan Taswiyah, harga jual keranjang parsel ditempatnya bervariasi dari harga Rp25 ribu–Rp50 ribu per keranjang atau sesuai dengan ukuran dan bentuk yang diinginkan konsumen.

Selain keranjang parsel, Taswiyah juga menjual berbagai hasil kerajinan rotan lainnya, yaitu keranjang ikan, keranjang baju, dan berbagai perlengkapan rumah tangga lainya yang berbahan baku rotan.

“Kami perajin yang ada di kawasan Aceh Besar, khususnya Gampong Kueh, terus berupaya menciptakan berbagai kreasi baru terhadap produk kerajinan agar bisa bersaing dengan produk lainnya di pasaran,” katanya.

Tausiyah dan perajian lainnya yang berada di daerah yang berajak sekitar 11 kilometer dari arah barat Kota Banda Aceh itu mengaku pemasaran hasil kerajinannya masih dalam kawasan Banda Aceh.

“Ada juga para tamu asal luar negeri yang melancong ke kawasan Lhoknga menjadikan krajinan rotan sebagai salah satu buah tangan untuk dibawa pulang ke negara asalnya. Mereka bisanya memilih yang ukuran kecil agar mudah dibawa,” ujar Taswiyah.[ant]

Komentar