Banda Aceh—Dua stasiun televisi lokal akan hadir untuk melayani kebutuhan informasi dan hiburan bagi masyarakat khususnya di Kota Banda Aceh, kata pengelola Pusat Informasi Dinas Perhubungan, Komunikasi, Informasi dan Telematika (Dishubkomintel) Aceh Asriani.

“Rencana kehadiran dua stasiun televisi lokal itu terungkap dalam evaluasi dengar pendapat dengan Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Aceh di aula ‘Seuramoe Newsroom’ Dishubkomintel Aceh,” katanya di Banda Aceh, Kamis (25/4).

Dua stasiun televisi lokal yang diperkirakan ikut meramaikan dunia layar kaca di Aceh itu masing-masing Banda TV dan TV kabel berbayar PT Rahmat Pelangi Kabel.

Dalam pertemuan tersebut, Penjabat Wali Kota Banda Aceh T Saifuddin TA diwakili Asisten III Tarmizi Yahya, menyambut baik sambutannya menyambut baik munculnya media penyiaran baru khususnya di Kota Banda Aceh.

“Dengan hadirnya media penyiaran itu diharapkan mampu memberikan pilihan tontonan yang bermutu dan berperan dalam mendidik generasi penerus bangsa,” katanya menjelaskan.

Kebutuhan terhadap informasi cepat dan aktual membuat masyarakat haus berita, maupun hiburan, dan merupakan pasar besar yang harus di isi khususnya oleh media penyiaran di daerah.

Sementara itu pihak pengelola dua lembaga penyiaran itu berkomitmen untuk memberikan pelayanan informasi dan hiburan kepada masyarakat dengan mengedepankan muatan lokal atau nilai-nilai kearifan yang tumbuh dan berkembang di daerah ini.

Berbagai muatan lokal akan disuguhkan melalui tayangan televisi itu seperti seperti budaya dan seni yang tumbuh dan berkembang di tengah-tengah masyarakat Aceh yang Islami.

Aceh merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang menerapkan pelaksanaan Syariat Islam secara kaffah (menyeluruh) dalam berbagai sendi kehidupan masyarakat di wilayah berpenduduk sekitar 4,6 juta jiwa tersebut.[ant]

Komentar