Jantho—Sejumlah anggota DPRD Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, melakukan kunjungan kerja ke Kota Jantho, Aceh Besar, Kamis (10/5). Kedatangan dewan itu untuk mendiskusikan berbagai hal terkait pembangunan, keagamaan, pemerintahan, sosial budaya, dan kemasyarakatan.

Ketua DPRD Konawe Selatan Anshari Tawulo menjelaskan, kunjungan mereka ke Aceh Besar untuk mencari masukan tentang berbagai hal menyangkut percepatan pembangunan, termasuk pembangunan bidang agama, kemajuan program Baitul Mal, sektor pendidikan, perencanaan pembangunan, serta penggalian potensi PAD Aceh Besar.

Menurut Anshari, Konawe Selatan adalah salah satu daerah tingkat II di Sulawesi Tenggara yang ibukotanya terletak di Andoolo. Kabupaten ini berasal dari hasil pemekaran Kabupaten Kendari yang disahkan dengan UU Nomor 4 tahun 2003 tanggal 25 Februari 2003.

“Kami sangat bahagia atas pertemuan dan silaturahmi yang sangat baik dengan Pemkab Aceh Besar ini. Mudah-mudahan berbagai masukan positif yang diperoleh, nantinya bisa kami aplikasikan dalam mendukung pembangunan di Konawe Selatan,” tandasnya.

Sementara Pj Bupati Aceh Besar diwakili Plt Sekdakab H Zulkifli Ismail menjelaskan, pertanian merupakan salah satu sektor andalan dan mata pencarian utama masyarakat di Aceh Besar. Dijelaskannya, kabupaten yang memiliki 23 kecamatan, 604 desa, 68 kemukiman serta berpenduduk 376.000 jiwa dengan luas wilayah 2.974,12 km2, sejak otonomi daerah diberlakukan tahun 2001 merupakan satu-satunya kabupaten di Aceh yang tidak mengalami pemekaran, kendati wilayahnya sangat luas.[wnd]

Komentar