Polisi Masih Buru Pelaku Pembacokan di Lambaro

Korban pembacokan di Lambaro menjalani perawatan di RS Meuraxa Banda Aceh. (Foto IST)
Korban pembacokan di Lambaro menjalani perawatan di RS Meuraxa Banda Aceh. (Foto IST)

PM, Banda Aceh – Polresta Banda Aceh terus melakukan pengejaran terhadap pelaku pembacokan di kawasan Lambaro Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar.

“Masih dalam pengejaran (pelaku), kami masih di lapangan,” kata Kasat Reskrim Polresta Banda, AKP M Ryan Citra Yudha, di Banda Aceh, Jumat.

Namun, mengenai peristiwa tersebut, M Ryan belum menjelaskan secara lebih rinci bagaimana kronologi serta motif pelaku melakukan pembacokan tersebut.

Berita Terkait: Korban Pembacokan di Lambaro Meninggal Dunia

Berdasarkan informasi yang diperoleh ANTARA, seorang pria berinisial Am (40) telah melarikan diri setelah membacok Kh (42) di depan kantor BRI Cappem Lambaro pada Kamis malam (12/11) sekitar pukul 20.30 WIB.

Pelaku tega membacok korban karena diduga pergi dengan istrinya, bahkan pelaku juga sudah memperingatkan agar keduanya tidak jalan bersama.

Baik pelaku maupun korban keduanya merupakan warga Aceh Besar.

Sejauh ini, korban sudah di bawa ke rumah sakit Meuraxa untuk menjalani operasi karena mengalami pendarahan berat. Sedangkan pelaku langsung melarikan diri. [ANT]

Belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

WhatsApp Image 2024 12 03 at 12.54.09
Pj. Ketua TP-PKK Aceh, Safriati, S.Si, M.Si, didampingi Pj. Bupati Nagan Raya, Dr. Iskandar AP, Pj. Ketua TP-PKK Nagan Raya, Ubiet Junita Sari,Kadistanbun Aceh, Cut Huzaimah meninjau pasar tani dalam rangka Memperingati Hari Ibu di Halaman Masjid Giok Nagan Raya, Senin, 02/12/2024. Foto: Biro Adpim

Pj Ketua Dekranasda Safriati Puji Omset Pasar Tani Nagan Capai Rp126 Juta dalam 3 jam

antarafoto bencana banjir meluas 051220 rmd 1
Anggota Babinsa TNI Kodim 0103 Aceh Utara membantu evakuasi korban banjir di Desa Hasan Kareung, Blang Mangat, Lhokseumawe, Aceh, Sabtu (5/12/2020). Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menyebutkan bencana banjir terus meluas, merendam 502 desa di 20 kecamatan di Aceh Utara, menyebabkan sekitar seribu warga mengungsi. ANTARA FOTO/Rahmad

BMKG: Cuaca Ekstrem Masih Terjadi Hampir Seluruh Aceh