Banjir Bandang di Agara Rendam Puluhan Rumah

Banjir Bandang di Agara Rendam Puluhan Rumah
Ilustrasi

PM, Agara – Satu rumah hanyut dan 27 lainnya terendam lumpur akibat banjir bandang di tiga kecamatan di Kabupaten Aceh Tenggara.

Hujan deras selama seminggu memicu terjadinya banjir yang menyebabkan lima unit rumah rusak berat, jalan amblas di lima titik, dan satu sekolah dasar (SD) terendam lumpur.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), Ahmad Dadek menyebutkan, tiga kecamatan yang dilanda banjir yakni, Kecamatan Badar, Kecamatan Ketambe, dan Kecamatan Leuser, dengan keseluruhan 8 desa terimbas.

“BPBD Aceh Tenggara sudah memberikan bantuan masa panik sebanyak 18 paket untuk Kecamatan Badar dan Ketambe. Bantuan masa panik diberi melalui jalur Sungai Alas menggunakan perahu kayu bermotor yang menempuh jarak 2 jam perjalanan,” ujar Dadek, melansir liputan6.com, Selasa (27/11).

Akses jalan yang terputus menyulitkan penyaluran bantuan ke lokasi banjir bandang di Kecamatan Leuser, sehingga tersebut jadi terisolir. Bahkan pelayanan kesehatan di lokasi tersebut juga lumpuh.

“Akibat terputusnya akses jalur darat di Kecamatan Lauser dengan desanya Bunbun Indah, Permata Musara, Serakut, Bunbun Alas, Akhih Mejile, dan Tuah Kekhine, mengakibatkan melambungnya harga sembako,” ungkapnya.

Saat ini, pihaknya masih terus melakukan pendataan berapa jumlah korban terdampak akibat banjir tersebut. []

Sumber: liputan6.com

Belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

HUT Ke-44, Sejumlah Tokoh Pendiri Aceh Tenggara Terima Penghargaan
Foto: Sejumlah tokoh pendiri Agara saat berswafoto dengan Bupati Raidin, anggota DPR-RI Salim Fakhri, Wabup Gayo Lues Said Sani, Ketua DPRK Gayo Lues Ali Husin serta sejumlah pejabat forkompimda usai upacara HUT ke-44 di Kutacane. (Ist)

HUT Ke-44, Sejumlah Tokoh Pendiri Aceh Tenggara Terima Penghargaan

Mahasiswa Galang Dana Untuk Korban Gempa Lombok
Aksi penggalangan dana peduli bencana gempa Lombok oleh mahasiswa Aceh Tenggara di lampu merah Kota Kutacane. (PM/Jufri)

Mahasiswa Galang Dana Untuk Korban Gempa Lombok