Kontingen Petanque Aceh sukses menjadi juara umum pada ajang Pra-PON di Jakarta.

Jakarta – Kontingen Petanque Aceh sukses keluar sebagai juara umum dalam ajang Pra-PON yang digelar di Jakarta sejak 26 hingga 31 Agustus kemarin.

Kepastian tersebut disampaikan Ketua Umum Pengurus Provinsi (Pengprov) Federasi Olahraga Petanque Indonesia FOPI Aceh, Drs. Abdurrahman saat dihubungi pada Minggu 1 September 2019. “Alhamdulillah kita juara umum, dengan tiga medali emas, satu perak dan satu perunggu,” kata Abdurrahman.

Urutan kedua diduduki Jawa Timur, dan urutan ketiga Sumatera Utara. Perlu diketahui, capaian tersebut melampaui target yang disampaikan Abdurrahman sebelum keberangkatan. Saat itu, dengan kekuatan 13 orang atlet putra dan putri, FOPI Aceh menargetkan dua medali emas.

Tiga medali emas Tim Petanque Aceh dipersembahkan oleh Rani Amelia (single women), Novi Lidya Isdarianti dan Rani Amelia (double women), dan Novi Lidya Isdarianti, Rani Amelia, dan Agus Maulizar (triple mix women).

Sementara medali perak diraih Agus Maulizar (shooting man) dan perunggu di nomor triple man didapat oleh Ali Aruansah, Masykur dan Agus Maulizar.

Dengan capaian tersebut, Tim Pra-PON Petanque Aceh menempatkan diri pada urutan pertama dari 25 provinsi yang ikut berlaga di Lapangan UNJ Jakarta.

“Peserta yang lolos PON adalah provinsi yang mampu berada pada Ranking 1-7. Alhamdulillah Aceh berada di ranking 1. Quota atlet yang akan bertanding di PON Papua dibatasi hanya 4 putra dan 4 putri. Jumlah medali yang perebutkan sebanyak 11 nomor,” kata Abdurrahman.

Ketua Umum KONI Aceh H. Muzakir Manaf turut hadir langsung pada hari terakhir perlombaan. Ia didampingi Sekretaris Umum KONI Aceh M. Nasir Syamaun, MPA. “KONI Aceh tentunya turut bangga. Selama ini prestasi FOPI Aceh terus menanjak, baik di ajang nasional dan internasional,” sebut Nasir.

Capaian tersebut kata Nasir juga mengindikasikan bahwa pola pembinaan yang dilakukan FOPI Aceh berjalan dengan baik dan efektif. “KONI Aceh dan masyarakat Aceh tentu berharap agar pada PON nanti FOPI dapat menjadi salah satu cabor penyumbang medali emas untuk kontingen Aceh.”

Komentar

AdvertisementPemutihan pajak Kenderaan di Aceh