DPRA Resmi Tetapkan Lima Komisioner Panwaslih Aceh

whatsapp image 2023 12 28 at 1523081
Lima Komisioner Panwaslih Aceh periode 2023-2029. Foto: Humas DPRA

PM, Banda Aceh – Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) menyelenggarakan rapat paripurna pada Kamis (28/12) di Gedung DPRA di Banda Aceh untuk menetapkan lima komisioner Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Aceh menjelang Pemilu 2024.

Keputusan ini didasarkan pada Keputusan Nomor 28/P-I/DPRA/2023 tanggal 7 November 2023, di mana DPRA membentuk Panitia Seleksi calon anggota Panwaslih Aceh.

Komisi I DPRA memutuskan untuk tidak merekrut Pansel Penjaringan dan Penyaringan calon anggota Panwaslih Aceh, melainkan menggunakan hasil penjaringan dan penyaringan calon anggota Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh Periode 2023-2028.

“Mengingat waktu dan pertimbangan anggaran, serta ketentuan yang berlaku, Komisi I DPRA tidak lagi merekrut Pansel Penjaringan dan Penyaringan calon anggota Panwaslih Aceh. Akan tetapi keputusan rapat Komisi I DPRA menyepakati Pansel KIP Aceh yang baru selesai melakukan penjaringan dan penyaringan calon anggota KIP Aceh Periode 2023-2028 untuk diusulkan sebagai Pansel Penjaringan dan Penyaringan calon anggota Panwaslih Aceh,” tulis siaran pers yang diterima Pikiran Merdeka, Jumat (29/12).

Berdasarkan hasil seleksi, Pansel Panwaslih mengajukan 15 orang calon untuk diuji kelayakan dan kepatutan oleh Komisi I DPRA.

Setelah melalui uji kelayakan dan kepatutan, dalam Rapat Paripurna tanggal 28 Desember 2023, Komisi I DPRA mengumumkan lima orang calon anggota Panwaslih Aceh untuk Pemilu 2024 yang dinyatakan lulus.

Nama-nama calon tersebut adalah Muhammad Yusuf, Drs. H. Muhammad AH, Muhammad, Fuadi, dan Muhammad Ali.

Sementara itu, lima orang lainnya menjadi cadangan, yaitu Nyak Arief Fadhillah Syah, Ismunazar, Indra Milwady, Agusni, dan Junaidi.

Belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Bendera Partai Politik di Aceh (Foto Ist-google)
Bendera Partai Politik di Aceh (Foto Ist-google)

Mahar Tinggi Dukungan Parpol

Jelang Pemilu, Kapolres Abdya Tegaskan Polisi Netral
Kapolres Abdya, AKBP Eko Budi Susilo Sik menyemat pita kepada personel yang dilibatkan dalam pengamanan Pemilu di Abdya pada apel gelar pasukan Ops Mantap Brata Rencong 2014 yang berlangsung di halaman Mapolres setempat, Selasa (18/03/2014).

Jelang Pemilu, Kapolres Abdya Tegaskan Polisi Netral

Senjata api illegal sitaan Polda Aceh. (Foto PM/Taufan Mustafa)
Senjata sitaan Polda Aceh. Ada 32 pucuk senjata api laras panjang dan laras pendek, 4.955 butir peluru, 28 buah magazen dan satu granat sitaan dipamerkan, di halaman Mapolda Aceh, Jeulingke, Banda Aceh, (29/10/2015). Selain memamerkan sejnjata, dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ini, Polda Aceh memusnahkan hampir satu ton ganja kering dan barang bukti narkoba lain berupa sabu, ekstasi, dan psikotropika. Taufan Mustafa.

Setengah Hati Memberantas Senjata Api Ilegal