BPBD Aceh Selatan Instruksikan Jajaran Siaga Banjir




PM, TAPAKTUAN – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Selatan, menginstruksikan seluruh jajarannya siap-siaga menghadapi terjadi bencana alam banjir dan tanah longsor di wilayah tersebut.

Kebijakan tersebut diambil, menyusul makin tingginya intensitas curah hujan mengguyur wilayah setempat sejak beberapa pekan terakhir. Diperkirakan, akan terus berlangsung hingga akhir bulan Desember tahun 2017.

“Kami sudah menginstruksikan seluruh petugas, khususnya Tim Reaksi Cepat (TRC) agar siap-siaga menghadapi kemungkinan sewaktu-waktu bakal terjadi bencana alam,” kata Kepala BPBD Aceh Selatan, Ir Sufli kepada wartawan di Tapaktuan, Selasa (10/9).

Untuk mendapatkan akses informasi kejadian bencana alam secara cepat, sambung Sufli, pihaknya juga telah menyebar nomor kontak yang bisa dihubungi kepada masing-masing kepala desa (keuchik) seluruh Aceh Selatan.

Hal itu dilakukan, kata dia, supaya jika sewaktu-waktu terjadi bencana alam di masing-masing gampong, pihak petugas BPBD bisa mendapatkan akses informasi secara cepat dari kepala desa bersangkutan.

Disamping itu, pihaknya juga telah mengoptimalkan fungsi keberadaan petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) yang ada di beberapa kecamatan. Untuk saat ini, pos Damkar telah tersedia di enam kecamatan masing-masing Labuhanhaji, Meukek, Tapaktuan, Kluet Utara, Bakongan dan Trumon Tengah.

“Tapi, berdasarkan hasil pemantauan dan pengamatan seluruh jajaran petugas di lapangan, posisi saat ini belum ada kejadian bencana banjir dan tanah longsor meskipun intensitas curah hujan sedang tinggi,” ujarnya.

Dari beberapa kecamatan yang telah dipantau, khususnya wilayah Kecamatan Trumon Raya yang sering terjadi banjir luapan disaat hujan deras, posisi saat ini masih aman dari terjangan banjir.

“Para warga juga terlihat masih bertahan di rumah masing-masing, dan lalu lintas kendaraan masih berjalan normal karena luapan air belum merendam badan jalan,” pungkas Sufli.()




get freebies picture

Reply